Lembar kerja workshop ยท furniture custom

Sudah deal harga, sudah kirim barang.
Baru sadar modalnya lebih besar.

Bahan dan upahnya sebenarnya sudah tercatat di nota belanja dan absen tukang. Yang belum ada cuma satu: ada yang menjumlahkannya per pesanan. Digilio menghitung sambil pesanannya jalan.

Demo 30 menit lewat WhatsApp. Bawa satu SPK yang sedang jalan, kita hitung bareng.

Digilio ERP 01 โ€“ 30 Sep 2026 Refresh

Bahan3 pesanan menunggu bahan datang

Margin per bulan 6 bulan terakhir ยท juta rupiah

21 jt28 jt24 jt33 jt30 jt34 jt
AprMeiJunJulAguSep

Pesanan selesai per bulan pesanan

5
7
6
8
7
9
AprMeiJunJulAguSep

Komposisi biaya pesanan HPP Rp8.185.000 ยท ribu

Bahan5070 ยท 62%
Upah1960 ยท 24%
Finishing745 ยท 9%
Angkut410 ยท 5%

Angka ini keluar sendiri dari pencatatan tiap stasiun โ€” bukan rekap akhir bulan.

Satu pesanan lewat enam stasiun. Urutannya begini.

Yang bikin rugi biasanya bukan tukangnya, tapi pesanan yang berhenti menunggu bahan tanpa ada yang sadar. Ini titik-titik yang dicatat sejak awal.

Masuk: pesanan disetujui + DP Keluar: barang terpasang & dilunasi

Marking

Ukuran dipindah dari gambar ke bahan. Dari sini keluar daftar potong.

Potong

Lembaran dipotong sesuai daftar. Sisa potongan diberi label ukurannya.

Rakit

Panel disatukan jadi badan lemari. Pekerjaan pindah ke tukang rakit.

Finishing

HPL dan tepi dipasang. Biaya finishing menempel ke pesanan ini.

QC

Bagian yang meleset dicatat di pesanannya, bukan di kepala tukang.

Kirim

Surat jalan, biaya angkut, dan jadwal pemasangan di lokasi.

Harga pokok pesanan

Rp8.185.000

Harga jual ke pelanggan

Rp11.500.000

Margin pesanan ini

Rp3.315.000

Dari nilai pesanan

28,8%

Empat kalimat yang sering terdengar di workshop

Saat mandor bilang cukup

"Bahannya masih cukup, tidak usah beli."

Sisa potongan menumpuk di sudut workshop tanpa nilai, dan tiap pesanan baru tetap membeli lembaran penuh.

Saat pelanggan tanya harga

"Nanti saya hitung dulu, ya."

Harga pokok baru dihitung setelah barang jadi. Kalau ternyata kurang, harganya sudah terlanjur disebut di depan pelanggan.

Saat ada revisi

"Revisi kecil, tidak usah dicatat."

Dua jam kerja hilang, harga jual tidak ikut naik, dan tidak ada dokumen yang bisa ditunjukkan saat menagih.

Saat mau kirim

"Pesanan mana yang sudah finishing?"

Ditanyakan ke tukang satu per satu. Kalau tukangnya tidak masuk, informasi itu ikut libur.

Isi 3 baris. Hitungannya bukan pekerjaan Anda.

Diisi admin atau mandor sekali sehari seusai kerja, dari HP. Tukangnya tetap kerja seperti biasa, tidak ada yang perlu belajar istilah akuntansi.

  • Revisi pelanggan dicatat sebagai nomor Rev. beserta tambahan biayanya.
  • Pemakaian lembaran mengurangi stok; sisa potongan tercatat dengan ukurannya.
  • Kalau ada hari yang terlewat, tanggalnya masih bisa diisi mundur.

Yang perlu disiapkan cuma tiga: daftar bahan yang biasa dipakai, tarif upah per pekerjaan, dan format SPK yang sudah berjalan sekarang.

Lembar kerja sore ยท SPK-0241

Masuk ke perhitungan:

  • Harga pokok berjalan Rp7.510.000
  • Margin berjalan Rp3.990.000
  • Sisa bahan 2,5 lembar

Yang berhenti Anda hitung sendiri

01

Harga pokok per pesanan

Bahan, upah, finishing, dan angkut masuk ke pesanannya masing-masing. Bukan rata-rata seluruh workshop.

02

Margin sebelum barang jadi

Harga jual ditetapkan di awal, jadi selisihnya kelihatan sementara barangnya masih bisa diubah.

03

Revisi jadi dokumen

Tambahan rak atau ganti finishing dicatat sebagai Rev. beserta jam kerja dan bahannya.

04

Sisa bahan bersuara

Sisa potongan punya ukuran dan lokasinya, jadi bisa dipakai lagi untuk pesanan berikutnya.

05

Progres per stasiun

Marking sampai kirim punya status. Yang menunggu bahan kelihatan sebelum pelanggan menelepon.

Papan tulis dan Excel tidak salah. Cuma tidak nyambung.

Papan & Excel

  • Harga pokok dihitung setelah barang selesai
  • Sisa bahan diperiksa dengan mata
  • Progres ditanyakan ke tukang satu per satu
  • Revisi pelanggan dicatat di kertas gambar
  • DP dan pelunasan dicatat terpisah dari pesanan

Dengan Digilio

  • Harga pokok dan margin kelihatan sejak hari pertama kerja
  • Pemakaian lembaran mengurangi stok, sisa potongan tercatat
  • Status Marking sampai Kirim bisa dibuka siapa saja
  • Revisi jadi nomor Rev. beserta tambahan biayanya
  • DP, sisa tagihan, dan surat jalan menempel di pesanan

Yang ikut nyala di belakang workshop

Pesanan & SPK Bill of Materials Stok bahan & sisa potongan Pembelian Penjualan & invoice Akuntansi

Untuk workshop kecil, biasanya yang dinyalakan lebih dulu pesanan dan stok bahan. Akuntansinya menyusul mengikuti.

Mulai dari Rp900 rb/bulan

Bebas customForm, alur kerja, dan laporan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Menyesuaikan kapasitas server dan modul yang dipakai.

  • Bebas custom: form, alur kerja, dan laporan mengikuti bisnis Anda
  • Cloud hosting & update sistem
  • Migrasi data awal dari Excel/pembukuan lama
  • Pelatihan tim (admin & operator)
  • Support berbahasa Indonesia via WhatsApp

Ditanya pemilik workshop, dijawab apa adanya

Pesanan saya tidak pernah sama, tetap bisa?

Justru itu yang dihitung. Nama, ukuran, bahan, dan proses tiap pesanan boleh berbeda; biayanya dihitung per pesanan, bukan dirata-rata.

Bahan saya beli sekaligus untuk beberapa pesanan.

Satu pembelian bisa dibagi ke pesanan yang memakainya. Jadi harga pokok tiap pesanan tetap terisi, walau lembarannya datang bersamaan.

Pelanggan minta revisi di tengah pengerjaan.

Revisi dicatat sebagai perubahan spesifikasi beserta jam kerja dan bahannya. Harga jual menyesuaikan, dan Anda punya bukti tertulis saat menagih.

Tukang saya tidak pakai HP.

Tidak masalah. Yang mengisi cukup satu orang, admin atau mandor, sekali sehari seusai kerja. Tukangnya tetap kerja seperti biasa.

Saya punya showroom dan workshop.

Bisa dipisah. Stok dan penjualan tiap lokasi terpisah, laporannya bisa digabung atau dilihat per lokasi.

Surat jalan dan invoice bisa dicetak?

Bisa, dan formatnya disesuaikan dengan dokumen yang biasa Anda pakai di workshop.

Satu SPK yang sedang jalan. Kita hitung harga pokoknya.

Sebutkan ukuran, bahan, dan target kirimnya. Kalau angkanya ternyata bikin kaget, itu justru informasi paling berguna sebelum lembarannya masuk mesin potong.

Atau langsung chat: WhatsApp

Ceritakan bisnis Anda

Isi sebentar, lalu pesan Anda langsung terkirim ke WhatsApp tim kami.

Data ini dipakai hanya untuk menghubungi Anda soal Digilio. Lihat kebijakan privasi.

Chat WhatsApp